Pelaut Filipina, 10 awak lainnya di kapal UEA yang dibajak ‘baik-baik saja,’ kata DFA GMA News Online
Pinoy Abroad

Pelaut Filipina, 10 awak lainnya di kapal UEA yang dibajak ‘baik-baik saja,’ kata DFA GMA News Online

Pelaut Filipina dan 10 awak lainnya dari kapal berbendera Uni Emirat Arab yang disita oleh pemberontak Huthi yang didukung Iran pekan lalu masih hidup, Departemen Luar Negeri (DFA) mengatakan Kamis, menambahkan negosiasi sedang berlangsung untuk pembebasan mereka.

“Sejauh yang saya ketahui, sejauh ini semua orang tampaknya baik-baik saja,” kata juru bicara DFA Ed Meñez.

Tujuh dari awak kapal Rwabee adalah orang India dan yang lainnya berasal dari Ethiopia, Indonesia, Myanmar dan Filipina, kata laporan.

Pemberontak mengklaim mereka merebut Rwabee di perairan Yaman dan telah merilis video yang mereka katakan menunjukkan peralatan militer di atas kapal, kata laporan AFP.

“Kami memiliki laporan awal tentang pembajakan dan media telah mengkonfirmasi satu orang Filipina di dalamnya. Filipina bukan pemimpin dalam negosiasi, dan dalam situasi ini pihak berwenang tidak ingin info dirilis,” kata Meñez.

Dalam sebuah pernyataan kepada PBB, pemerintah UEA mengecam pembajakan, menyebutnya sebagai “tindakan pembajakan.”

Pembajakan dan penculikan dengan tebusan pelaut Filipina telah lama menjadi masalah bagi pemerintah Filipina karena tidak memiliki kapasitas untuk memantau pergerakan mereka saat di laut.

Industri pelayaran global, yang membawa 80% perdagangan internasional, mempekerjakan sekitar 1,2 juta pelaut, sebagian besar dari Filipina.

Sebagai kebijakan, pemerintah Filipina tidak bernegosiasi atau membayar uang tebusan kepada para penculik, tetapi memberikan kebebasan kepada pemilik kapal untuk merundingkan pembebasan para pelaut Filipina yang diculik. —Michaela del Callar/KBK, GMA News


Posted By : nomor hk hari ini